Kamu tidak akan pernah tahu bagaimana waktu membawamu hingga suatu titik. Hingga pada akhirnya kamu akan merasa bosan dan meminta kehidupanmu kembali beberapa langkah hanya untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah kamu lakukan.
Sayangnya kamu hanya bisa bermimpi untuk itu. Yang ada, jika kamu tidak memperbaiki dirimu sekarang, entah besok, minggu depan, sebulan, setahu. Kamu akan merasakan penyesalan yang sama.
Nn,
Jika namamu yang tertulis di Lauhul Mahfudz untuk diriku, niscaya rasa cinta itu akan Allah tanamkan dalam diri kita.
Tugas utamaku bukan mencari dirimu,
Tetapi mensholehkan diriku.
Wahai seseorang yang telah ditulis di dalam Lauhul Mahfudzku, Imamku dan Ayah dari anak-anakku. Engkau yang membersamai perjalananku nanti.
Aku percaya, Kamu sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak.
#repost
Nn,
Entah kemana perginya. Rasa yang yang dulu utuh dan sangant anggun, kini berubag dingin dan kaku. Dimanapun dia kini atau mungkin menghilang untuk mengasingkan diri, ketahuilah. Saya, Rindu.
Dengan sosoknya yang abstrack, manja, egonya, dan tentu dengan sosoknya yang hangat. Akh, i've missing for a long time..
Nn,
| Quotes : PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) |
| Lobby |
| Yang ada boneka sapi itu meja Gw ^^ |
| Jalan menuju Meja Staff diatas |
| Ruang Arsip |
| Pantry & ruang serbaguna |
1. Harus berdesak-desakan masuk Lift untuk mengejar jam kantor
2. Parkiran mobil dibasement yang kecil dan harus menaiki beberapa lantai dengan meliuk-liu bak
obat nyamuk -_-
3. Kudu berpakaian rapi dan keliatan ON (padahal saya paling benci harus menyamakan warna
dari ujung kaki sampai rambt & tas) *isn't my word (-_____________-")
4. Mata beberapa kaum yang selalu melihat dari sisi luar ketika berpapasan dikantin atau lift. Huftt
Ini ceritaku, apa ceritamu?
Nn,
Ketika Matahari tak lagi indah
Senja tak lagi memukau
Gelapnya malam kini lebih nyata dan menenangkan
Melenakanku dalam lamunan panjang yang tak berujung
Menemani separuh penghabisan hari
Begitu akrab bagaikan mutiara hitam yang tak kasat mata keindahannya bisa ternilai
Kesunyian malam selalu bernyayi
Berirama sendu yang mendayu
Tapi tidak untuk merayu
Hanya ingin kamu membisu
Memejamkan mata dan tertidur dalam nyayiannya
Malam bukan Lullaby
Hanya penenang jiwa yang remuk disiang hari
bagaikan selimut dimusim dingin
Merangkul setiap jiwa-jiwa yang gaduh
Nn,
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda